Contextual Teaching and Learning oleh Orang tua dan Siswa

Kepala SD N 1 Wonosobo, Turdiyati, S.Pd.M.M.Pd memberi sambutan pada pembukaan acara Parenting orang tua siswa.

Pendekatan Kontekstual atau Contextual Teaching and Learning (CTL) merupakan konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai anggota keluarga dan masyarakat.

Dalam rangka menghadirkan Pembelajaran CTL SD N 1 Wonosobo bersama wali siswa mengadakan kegiatan yang dikemas dalam bentuk unjuk karya siswa bersama orang tua dengan mengangkat tema “Menjadi Sahabat Generasi Milenial yang Sukses dan Berakhlak Mulia”. Dalam kegiatan¬† yang dipelopori oleh Paguyuban Wali Siswa kelas 4 dan dukungan dari Paguyuban wali siswa kelas 3 dan kelas 5 menampilkan berbagai kegiatan.

Ka.Bag. PKPM Dikpora Kab. Wonosobo berdialog dengan siswa kelas 3 peserta pameran budaya

Untuk kelas 3 dalam kegiatan ini menampilkan berbagai budaya khas dari 34 provinsi di Indonesia. Budaya yang ditampilkan siswa kelas 3 salah satunya adalah hidangan makanan khas dan berbagai pakaian adat yang langsung di kenakan oleh siswa.

Kak Damar sedang memberi motivasi untuk siswa SD N 1 Wonosobo dengan mendongeng.

Siswa kelas 4 hadir dalam kegiatan tersebut dengan mendatangkan seluruh orang tua dalam rangka parenting day. Dalam parenting day tersebut hadir Ahmad Damar Arifin yang sering dipanggil Kak Damar. Beliau adalah Trainer Parenting dan pendongeng tingkat nasional dari Magelang. Kak Damar hadir dalam rangka mendongeng untuk memberi motivasi dan pesan kepada seluruh siswa SD N 1 Wonosobo agar menjadi generasi milenial yang hebat dan berakhlak baik. Selain itu hadir pula psikolog dari Wonosobo yaitu Ibu Harista Adiati,S.Psi,M.Psi. Dalam ceramahnya beliau memberikan gambaran kepada orang tua bagaimana mengenali anak- anak mereka sendiri sehingga dalam mengantarkan dan mendampingi anak- anaknya dapat maksimal.

Bazar hidangan ramah alam dan ramah anak.

Masih dalam suasana kemeriahan siswa dalam pembelajaran, siswa kelas 5 hadir dalam misi berkampanye penyelamatan lingkungan yaitu dengan mengadakan bazar makanan yang ramah Lingkungan dan ramah anak. Dalam kegiatan bazar tersebut semua siswa kelas 5 menjajakan makanan tanpa menggunakan bungkus plastik. Selain itu semua pembeli diharuskan membawa tempat makan dalam bahasa Wonosobo tlekem dan botol untuk wadah jajanan yang dibelinya.

Ditemuai ketika mendampingi tamu undangan, kepala SD N 1  Wonosobo, Turdiyati,S.Pd.M.M.Pd menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh wali siswa yang selalu memberikan dukungan terhadap semua kegiatan untuk siswa SD N 1 Wonosobo. Semoga dengan pengalaman seperti ini siswa akan lebih memahami materi yang harus mereka kuasai.
Oleh.chepyalbatangi

Tinggalkan Balasan